|
|
|---|
Sunday, July 18, 2010
Neza berdiri tengah-tengah kerumunan orang. Semua orang tampak ribut. Terlihat di depan Neza berdiri seorang lelaki yang sudah tak asing lagi. Lelaki itu bernama Akbar. Dengan mata penuh makna Akbar memandang mata Neza. Neza pun tak kalah tajamnya menatap mata Akbar.“Neza…” Akbar memanggil Neza. Semua orang pun terdiam, sejenak suasana tampak hening. Dari balik kerumunan orang terdengar musik klasik yang mengalun lembut. Suasana mendadak romantis.
Neza mendadak bingung apa yang sedang terjadi. Kenapa Akbar memanggil namanya. Dan sekarang Akbar mau memegang tangan Neza. Aku ingin menjadi yang terbaik untukmu, bukan yang tercantik bagimu.
“oh my God… dia mau ngapain??? Jangan-jangan mau nembak gue… duh, tuh tangannya nyentuh tangan gue…” neza berkata dalam hati. Keringat dingin pun keluar dari tubuh Neza. Neza pampak seperti orang kebingungan. Melihat tingkah Akbar yang menurutnya aneh itu. Akbar pun menggenggam kedua tangan Neza . suasana pun semakin romantis.
Labels: Tisa Nuraini
0 Comments:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



